Sabtu, 23 November 2013



ENDO AGAR MEDIUM
Endo agar adalah media padat (solid plating media), digunakan untuk menumbuhkan bakteri yang hidup di usus. Media ini mengandung natrium sulfit dan “basic fuchsin” yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif.  Asam yang dihasilkan dari perombakan laktosa dapat dideteksi dengan asetaldehida dan natrium sulfit.
Endo agar digunakan sebagai medium pertumbuhan mikrobiologi dengan warna merah muda pada umumnyadigunakan dalam mengembangkan bakteri salmonella dan kini banyak digunakan pula untuk mengembangkan bakteri koliform. Biasanya bakteri gram negative dapat tumbuh dengan baik  pada medium ini sedangkan bakteri gram positive cenderung terhambat pertumbuhannya.Bakteri koliform memfermentasikan laktosa pada medium ini dan menimbulkan warna merah( Eschericha coli) sedangkan bakteri tanpa fermentasi laktosa menghasilkan warna bening.
Komposisi endo agar medium adalah sbb :           
komposisi

Pepton
Laktose
K2HPO4
Na2SO3
Basic fuchsin
Agar-agar
Alkohol
aquades
10 gr
10 gr
3,5 gr
2,5 gr
0,4 gr
15 gr
40 ml
1000 ml pH 7,1±0,2

Ø  keterangan:
Medium EA (Endo Agar) mengandung zat penghambat Na2SO3 dan Basic Fuchine. Bila Laktosa negatip media berwarna merah muda dan bila Laktosa positip media berwarna merah tua/merah methalik karena bakteri meragi Fuchine membentuk Aldehide + Asam. Proses oksidasi juga dapat menyebabkan Laktosa menjadi positip karena O2 dapat memecah ikatan antara Fuchine dengan Sulfite, dimana Sulfite teroksidasi menjadi Sulfat. Medium ini selektif untuk bakteri Gram negatip.
LACTOSA POSITIV
LACTOSA NEGATIV
·         Escherichia coli
·         Klebsiella pneumonia
·         Entrobacter cloacae
  • Salmonella enterica ssp. enterica
  • Shigella spp.
  • Proteus spp.
  • Citrobacter freundii (some strains)
  • Morganella morganii


TYPICAL GROWTH ON ENDO AGAR

Escherichia coli
merah
Enterobacter cloaca
Merah muda

Klebsiella pneumonia
Merah muda

Proteus
Berwarna

Pseudomonas aeruginosa
Berwarna

Salmonella and Shigella
Berwarna

Gram-positive bacteria
Pink pucat hingga merah


    
    
       
     

     








NAMA: NURAINI RAHMAN
NIM: 123145453109

Khamis, 22 Ogos 2013

Pengalaman Hidup

UNGKAPAN HATI SANG REPORTER CINTA

Sebuah kisah dalam dunia maya....
“ facebook”..yach awal mula perkenalanQ dengannya,, hanya dengan sebuah status yang terupdate kemuadian dilanjut dengan beberarapa komentar mengawali keakraban diantara kami.,, saat itu  kuliahQ telah mencapai semester 8, saat-saat dimana aq sibuk menyusun proposal penelitianq untuk segera menyelesaikan kuliahq di kota metropolitan yang begitu jauh dari tempat lahirq, terpisah dengan sanak keluargaq,  untuk meraih gelar sarjana....
Seperti biasa hobbyq yg tdk pernah beubah, tak tdr hingga pagi, yach ..hidup seperti kelelawar, itulah sebutan dari teman2, tapi waktu itu tdk terasa, sambil menyelesaikan proposalq, juga ditemani dengan teman2 facebook ,,sampai suatu malam aq chating bersama seseorang yang belum pernah aq kenal sebelumnya, dia adalah seorang foto grafer, namun dia adalah org yg tak punya kebiasaan untuk begadang, tapi entah kenapa malam itu waktu tdk terasa hingga waktu shalat subuh telah tiba, pada hal sebelumnya dia tdk pernah melakukan hal itu, sekalipun pekerjaan yang dia tekuni menuntutnya untuk selalu bekerja malam, tapi karena faktor terlalu dimanja oleh orang tuanya sehingga hidupnya harus peruh dengan aturan, bahkan dia mengaku bahwa kuliahnya tak ada yang beres karena tak sesuai dengan keinginan hatinya, dan mesti mengikuti kehendak orang tuanya.
Percakapan kami terasa nyambung, ada rasa kagum yang dia lontarkan disetiap tulisan yang kukirimkan untuknya melalui pesan-pesan difacebook,  baginya aq adalah sosok seseorang yang bersifat dan berfikir dewasa dalam menanggapi segala hal, begitupun bagiq dia adalah org yang mampu memberikan motivasi, sehingga berawal dari malam itulah berlanjut kemalam selanjutnya percakapan kami berlanjut walaupun hanya melalui pesan-pesan difacebook, bahkan dengan jujurnya dia mengatakan kepadaq, bahwa dia membutuhkan aq menjadi” inspiratornya “, yach sedikit kaget tapi senang juga mendengar kata-kata itu, wlaupun dalam setiap perkataan yang q ucapkan padanya selalu merendahkan diri,...
Suatu ketika malam itu hampir jam 2 malam dia sedang kebingungan mencari handponenya,  entah lupa atau sengaja, tapi disaat itu dia memintaq untuk menghubunginya untuk tahu dimana posisi hpnya dia letakkan, ..tak  lama kemudian nmr hp miliknya telah dia tulis dalam pesan chat, lalu dengan segerapun aq menghubungi nmr tersebut, ...dan dan ternyata hp itu disimpannya dalam laci,..tiba2 dia bertanya kepadaq..nmr yang tadi nmr kamu yach..?? lalu aq menjawabnya,, iyha..kenapa..??,,  sambil tersenyum diapun meminta izin agar nmr hp milikq bisa dia save, begitupun sebaliknya..
Beberapa jam kemudian dia teringat ternyata ada aplikasi video call yang bisa digunakan untuk bisa bertatapan langsung, tapi karena jaringan ditempatq yang kurang mendukung sehingga lagi2 tak bisa digunakan, tapi dengan rasa kaget dan tak percaya membaca pesannya dia memujiq,dengan mengatakan “ kamu manis de’tapi jangan tertidur terus klo didepan laptop”..ternyata walaupun sebentar dia sempat melihat wajahq dilayar cam, video call, namun tetap dengan ungkapan seperti biasa aq selalu merendahkan diriq, dan dibalasnya dengan ucapan tak ada pencuri yang mau mengaku”...aq hanya tersenyum membaca pesan itu dan tak q tanggapi lagi..
Tidak lama kemudia suara hpq berdering, yang tampil nmr tak kukenal, dan suara yang asing yang belum pernah q dengar, dengan sopan aq bertanya mf dengan siapa yach..?? dan dengan bercanda dia menjawab baru beberapa menit tak membaca pesanq sudah lupa...” perbincangan diantara kamipun semakin akrab...
Saat itu jadwal untuk KKNq sudah dekat.. dia slalu memintaq agar aq bisa ditempatkan didesanya.. bahkan dengan jujur dia mengatakan kepadaq dia ingin dekat denganq, dan slalu ada untukq, ...jujur aq bahagia mendengar ucapannya, karena aqpun menginginkan hal yang sama, tapi saat itu aq hanya menjawab bahwa semua tergantung dari fakultas tanpa memberikan harapan yang besar untuknya, ...
  waktu pelaksanaan maulid Nabi Muhammad SAW hampir tiba, dimesjid dekat rumah tempat tinggalnya, ..kebetulan dia adalah panitia pelaksana, itu artinya dia harus menyiapkan segala  persiapannya, seperti spanduk,.. malam itu dia akan membuat spanduk, hanya saja dia bingung dengan tema apa yang akan dia tulis dalam spandul itu,, diapun bertanya kepadaq tema yang cocok untuk kegiatan maulidnya,,?? Entah kenapa disetiap yang dia lakukan dia slalu bertanya kepadaq,karena baginya setiap pemikirannya tercipta dari seorang inspiratornya yang tdk lain adalah aku....
Namun, dengan tiba2 dia tidak lagi eksis di facebook, jujur hati ini merasa kehilangan tiap kali tak melihatnya lagi, diri ini seakan bertanya2 ada apa dengan dirinya sehingga tiba2 menghilang begitu saja,..sekitar 2 hari berjalan, tiba2 inboxnya masuk di pesanQ,, bahagia rasanya melihatnya kembali..” tanpa berfikir lagi akupun langsung bertanya, “ kenapa dalam 2 hari ini dirinya tak kelihatan..?? dan dijawabnya bahwa ternyata latopnya disita oleh orang tuanya karena terlalu sering begadang, pada hal kesehatannya kurang mendukung buat dirinya selalu begadang, apalagi jika dilakukan setiap malam..” kadang kala aku merasa bersalah, karena bagaimanapun kebiasaan begadangny muncul sejak dia mengenalq,, tapi jika ku sampaikan padanya, dia tak pernah menyalahkanq karena itu atas keinginan hatinya sendiri...
Pada suatu malam dia memperkenalkan aq dengan sebuah aplikasi dimana bisa chat dan bertatapan langsung, mulanya aq ragu untuk menggunakannya, karena menurutnya aplikasi ini cenderung pada dunia mesum sementara aq adalah calon sarjana agama, namun dengan semua penjelasannya bahwa semua bisa kita hundari dengan tdk menggunakan dengan se2org yang tdk kita kenal maka hal ini tdk akan berbahaya, ..saat itulah kami mulai percakapan kami melalui  video chat, lewat itu juga dia memperlihatkan padaq beberapa hasil karyanya, ..dia orng yang cerdas dan itulah membuatq kagum padanya....
Sampai suatu ketika kami bercerita tentang pengalaman hidup kami, namun sebelumnya dia sempat membaca status diprofil facebookq yang berstatus masih lajang,,, dengan santainya aq menjawab bahwa..” masih terlalu besar jumlah perempuan di dunia ini jika dibandingkan dengan jumlah laki2, jadi hal yang sangat wajar ketika org seperti aq masih lajang, bahkan org yang cantiknya luar biasa saja mungkin masih ada yg jomblo apalagi diriq yang tdk ada apa2nya dan jauh dari kesempurnaan, ...dan lagi2 dia kagum dengan kata2q yang baru saja aq lontarkan padanya...”,, lalu dia melanjutkan ceritanya,  dia tdk ada keinginan untuk mengenal dunia pacaran,..baginya pacaran itu menyakitkan, dia hanya menginginkan ta’aruf dalam kehidupannya, sementara sepengetahuanq ta’aruf yang kita kenal dalam islam punya batas waktu 3 bulan, tapi baginya ta’ruf tdk mempunyai batas waktu,, disitulah berbedaan pemahaman diantara kami..
 tdk lama kemudian dia menceritakan sebuah kisah hidupnya yang cukup menyedihkan bagiq, dan baginya adalah pangalaman buruk yang menyebabkan dirinya hingga saat itu tak mau mengenal cinta...” dengan tenang aq meresapi di setiap ceritanya...
Dulu, dia pernah mempunyai seorang kekasih yang begitu dia sayangi, bahkan suatu ketika mereka memutuskan untuk melangkah lebih jauh, dan meresmikan hubungan mereka melalui pernikahan , namun takdir berkata lain,  wanita yang begitu dia cintai memilih menikah dengan dengan laki-laki lain, yach....sangan memilukan..tapi itulah takdir tuhan yang sungguh tdk kita ketahui, ...sehingga hingga detik itu dia tak lagi ingin jatuh cinta kepada seseorang, mungkin ada rasa trauma dalam dirinya setelah mengalami hal itu,,, sejenak aQ terdiam mendengan ucapannya..tak lama kemudian pesan selanjutnya masuk...” kok diam...aq hanya menjawabnya dengan jawaban singkat, “ bingung mau jawab apa...lalu dengan balasan dia mengatakan “ kirain ada solusi..sejenak aq berfikir...q kirimkan sebuah kata motivasi untuknya bahwa “ setiap kali Allah mengambil sesuatu dari kita maka sungguh iyha telah mempersiapkan yang lebih indah dari apa yang kita miliki sebelumnya...”,, dengan semangatnya iyha lalu berkata kepadaQ,,, makasih kata2nya ku update dulu yach dalam diaryQ,, dengan senang hati aqpun mengatakan iyha...
Lagi dan lagi waktu malam tak terasa hingga waktu shalat subuh tdk lama lagi, lalu aqpun mengingatkannya untuk segera beristrahat, takutnya ditegur lagi sama ibunya, tapi jawabannya lagi2 jawabannya mata tak bisa terpejam, kemudia aq teringat pada ucapan seseorang kepadaq klo mau tidur pusatkan pada satu pikiran, ...dan itupun yg aku katakan padanya, ..lalu dengan spontan dia menjawab bagaimana klo pikiranq terpusat kepada ade’...dengan sedikit ragu aq menjawab silahkan saja selama hal itu tdk mengganggu, ...lalu dikirim pesan terakhir sebelum dia tertidur ..” Entah kenapa aq takut kehilangan ade’ terasa setiap saat aku ingin selalu melihatmu, rasa rindu itu slalu muncul setiap kali aq tdk berhadapan dengan layar facebook atau video chat apakah ini perasaan sesaat atau apa?? “lalu  menghilang dari parcakapan facebook..entah malu dengan ucapannya atau kenapa??” aq hanya tersenyum membaca pesan itu lalu menjawabnya dengan singkat bahwa itu hanya persaan kagum saja...
Hingga pada suatu malam bertepatan pada tanggal 14 february yang biasa disebut hari valentine. seperti biasanya dia mengajakku kembali bertemu bertemu dilayar video chat, ..lalu aku bertanya memang ga’ takut yach kena teguran lagi dari ibunya?? Katanya ibunya pada saat itu lagi keluar kota, dia hanya tinggal bersama ayahnya, tapi baginya ayahnya”..” klo ayah sich gampang bisa diajak kompromi” ucapnya kepadaq...” lalu kulanjutkan lagi pertanyaanku..” kenapa hari valentine gini kok malah tinggal dirumah,..?? ,,sebenarnya teman2 ngajak ke pantai Bira,, tapi berhubung lagi tak punya pasangan jadi mending  tinggal dirumah bersama ayah”..jawabnya kepadaku..
Lalu kuberikan ucapan ucapan valentine untuknya “ selamat hari valentine kakakq moga cepat dapat pasangan yach..” lalu dibalasnya dengan ucapan valentine pula untukq “ selamat hari valentine juga adeq sayang, separuh aq dirimu”..lalu kamipun menghiang dari layar, menuju tempat peristrahatan kami masing-masing...
Malam selanjutnya tiba2  dia melontarkan sebuah pertanyaan “ apa perlu kita mengungkapkan ketika kita punya perasaan kepada seseorang ???, lalu kujawab “ yach semestinya seperti itu, karena jangan sampai ketika kita hanya menyimpan dalam hati justru penyesalan akan datang belakangan ketika orang yang kita cintai telah dimiliki orang lain”..lalu dilanjut dengan sebuah pertanyaan “ lalu bagaimana cara mengungkapkannya”..?? dan q teruskan dengan jawaban,,,” jawab dengan berbicara dengan hati, dan katakan apa yang yang ada dihati kakak”, ...tdk lama kemudia dia mengucapkan perasaannya kepadaq, tapi dengan tenang aqpun bertanya ini hanya ajang latihankan?? “ dia hanya tersenyum..dan tak berkata apa2 lagi...
Beberapa menit kemudian dia lalu mengatakan aq punya sesuatu yang mau dia tunjukka kepadaq , ..dengan rasa penasaran aq menunggunya,, awalnya dia terasa malu dan kaku melakukannya, tetapi dengan berani dia mngungkapkan perasaannya padaq melalui gerakan tangannya, dilayar video call, I love you....” separuh aku dirimu” entah percaya atau tdk yang pasti, saat itu perasaanq seakan tak menentu, semua terasa seperti sebuah cerita..., dengan pelan aq menjawab makasih..” dan dia lanjut mengatakan bahwa itulah ungkapan hatinya kepadaq, tetapi tak bisa berbohong dengan kata hatiq aq pun merasa nyaman ketika berhadapan dengannya, dan setiap kata2 yang dia ucapkan terasa sulit dilupakan, disini awal mula sebuah hubungan yang terjalin diantara  dua hati melalu dunia maya....
Komunikasi diantara kamipun mulai lancar,entah itu melalui facebook, video chat,atau melalui telpon, tapi pembicaraan diantara kami tdk melampaui batas, yang sungguh tdk dibolehkan dalam agama islam, kami hanya saling bertukar pikiran tentang pengalamn hidup kami, tentang pekerjaan, dan lain sebagainya, ..
Sampai suatu ketika, dia mengirim foto dalam profil facebookq,...awalnya aq bahagia melihatnya, tapi sangat terkejut ketika membaca keterangat foto itu “ tersenyum dalam buaian masa lalu”.. terasa hatiq kecewa saat itu, dan entah kenapa aku menghilang danpergi dari kehidupannya,,yach mungkin karena melihatnya dia masih terbuai dengan masa lalunya, bahkan lebih sakit lagi ketika, q bertanya salah satu facebook yang dia gunakan adalah facebook dari seseorang yang pernah hadir dalam hatinya, karena bagiku, dia mampu membagi waktunya untuk orang lain termasuk kepada masa lalunya,sementara diriq yang pernah meminta tolong untuk dibuatkan twiter saja tak punya waktu dengan alasannya yang slalu sama yaitu sibuk.....yang pada akhirnya kuberi gelar “manusia sibuk”...........
Hingga suatu hari aq memutuskan untuk menghapusnya dari pertemanan facebookq yang sering q gunakan bersamanya tanpa sepengetahuannya,, tak lama kemudia Q lihat distatusnya melalu facebookQ yang lain,, bahwa “ dirinya sedang mencari seseorang yang memberinya gelar manusia sibuk”..entah percaya atau tdk, namun tetap ku abaikan...bagiku tdk ada wanita yang mampu bertahan ketika pasangannya masih terbuai dengan masa lalunya.., lalu dia menyapaq melalui facebook yang saat itu q gunakan,, dengan perkataan..” entah kenapa akhir2 ini kamu membuat hati ini menjerit”...awalnya aq ragu untuk menjawabnya, tapi dia memohon penjelasan, dan rasanya tak ada penyelesaian ketika aq hanya terdiam tanpa menjelaskan apa2...dengan nada sedih aq menjelaskannya tentang masa lalunya??, lalu diapun menjelaskan semuanya,,dan berjanji untuk meninggalkan masa lalunya asalkan diriq tak berubah kepadanya.
Jujur saja aq lelah dengan kesibukannya, yang sepertinya tak ada lagi berbagi waktu denganq, tapi entah apa juga yang membuat aq selalu mengerti dia,kadang aku berfikir untuk mundur dan melepaskannya, tapi hatiq berkehendak lain,lagi dan lagi tetap mengerti dengan kesibukannya, apalagi saat itu dia telah terjun dalam dunia politik sehingga, setiap waktunya adalah pekerjaan, namun diriq selalu saja berpositif thingking dengan apapun yang dia lakukan....
Waktu penetapan Lokasi KKN telah tiba, dan aq ditempatkan  dilokasi yang tdk jauh tempat kuliahq, itu artinya harapanq untuk ditempatkan di daerhanya tdk ada lagi..
Aqpun dengan segera menyampaikan kepadanya tentang penempatan KKNq yang tdk sesuai dengan apa yang kami harapkan, dengan nada yang agak kecewa, tetap kami ikhlaskan, dan tanpa pesimis kami mengatakan bahwa akan ada jalan lain yang akan mempertemukan kita, ..kadang kala kami berfikir buat apa aq bertahan dengan sebuah hubungan tanpa sesuatu yang nyata ?? tapi entah apa juga yang membuat kami selalu optimis dengan segala kemungkinan yang ada, ....
Aqpun mulai sibuk dengan kegiatanq diposko KKN, dan diapun sibuk  dengan urusannya dalam dunia politiknya, ....entah beberapa minggu berjalan bahkan menghampiri 1 bulan kami tak ada komunikasi sama sekali, apalagi pada saat itu aq jarang muncul dilayar facebook, entah apa juga yg membuatq malas untuk sms ataupun telpon, bahkan untuk peduli dengan handphonepun aq malas pada saat itu dan begitupun dia sibuk dengan kesibukannya sendiri, ...sampai pada suatu hari tiba2 aku teringan dengan handphoneq, ...dan bahagia rasanya ketika melihat panggilan yang tak terjawab darinya,,,walaupun sudah beberapa jam berlalu, dengan segera aku menghubunginya,, dan alhamdulillah saat itu diapunya waktu.....ada rasa kangen juga diantara kami, apalagi sdh agak lama tak ada komunikasi,,,tapi tetap pembicaraan kami tdk lain adalah pekerjaan, ..hhmmmm,,,, kadang aku terdiam mendengarnya saat bercerita, lalu dia berkata hanya ada dua hal yang membuat orang terdiam pada saat mendengarkan cerita seseorang, yaitu klo bukan mendengar berarti bosan, ...kadang aq bingung mendengar ceritanya sekitar pekerjaannya, karena hal itu tdk mengarah pada diriq,,, aku sama sekali tdk tertarikpada dunia politik sementara dia adalah org yang terjun dalam dunia politik...namun walaupun begitu aku tetap memberikan support untuknya, ..hanya itu yang bisa kulakukan karena dunia kami berbeda, dan segala yang dia lakukan diluar dari kemampuanq...kadang aq bingung apa membuat dia slalu menganggap diriq inspirator dalam kehidupannya?? .....
Pagi itu, tiba2 smsnya datang, dan mengatakan bosan menunggu rombongan yang belum juga tiba,, lalu dengan sedikit sinis aku membalasnya dengan mengatakan, menunggu memang membosonkan seperti menunggu kabar darimu yang entah kapan datangnya,,,lalu dia menjawabnya dengan sebuah kata maaf, dan rasa bersalah,,,hatiq terasa tertegur kenapa mesti aku berkata seperti itu,, tapi itulah yang aku rasakan....selalu bersabar menunggu kabarnya..,,,,,sejak saat itulah smsnya untukq mulai lancar, ..tetapi suatu hari sunggu aku kaget dengan sebuah pesan darinya yang mengtakan bahwa baru saja keluarganya meninggal lalu dia ada panggilan lagi ditempat dia bekerja, yach....setidaknya saat berduka seperti itu lupakan kesibukan sejenak, ....tapi itulah dia, hidupnya penuh dengan kesibukan...
Berjalan selama 2 bulan akhirnya waktu KKN telah usai, kembali aq sibuk dengan dunia kampusq dengan mulai menyusun skripsi, dan sedikit melupakan soal asmara.....
Suatu malam aq nginap dirumah salah seorang teman, saat itu aku berbincang-bincang dengannya, sedikit aku bercerita tentang dia yang selalu sibuk dengan pekerjaannya, lalu aku bertanya bagaimana tanggapan mereka ketika dia berada diposisiq,, awalnya mereka menanggapi dengan salah , artinya mereka menganggap bahwa dia egois dengan dirinya sendiri tanpa memikirkan perasaanq,, tapi sedikit demi sedikit q jelaskan dengan perlahan bahwa kesibukan nya baru berjalan sekitar beberapa bulan akhirnya mereka memberikan masukan yang baik buat aq, dengan mengatakan bahwa, belum tentu apayang di lakoni sekarang ini adalah hal yg akan dia lakukan selamanya, dan memang itulah membuat aku kuat selama ini, bahwa dia sibuk karena bukan karena kepentingan pribadinya,, hanya saja yach hati kadang menolaknya....
Sampai suatu ketika, ..kembali kami berbicara melalui telpon,, tiba-tiba dengan nada suara yang rendah dan sedih dia menyampaikan sesuatu kepadaq, “ dia mendapat tawaran kerja diluar kota” tapi aku tak menanggapi kata2nya, dia terdiam dan kemudian melanjutkan pembicaraannya, “ tapi orang tuanya tidak mengizinkannya keluar kota sebelum dia menikah”,, “ kabar yang sungguh sangat mengejutkan buatq,, entah bagaimana kondisi perasaanq saat itu, bahkan air mataq sempat menetes...” tapi aku tetap berupaya menguatkan diriq, dan tetap memberinya semangat..” kamu harus yakin ada jalan lain selain itu” sekalipun hatiq berkata lain karena itulah adat dalam keluarganya yang memang mesti mereka lakoni..bagi mereka jika tetap dia keluar kota sebelum menikah maka itu adalah musibah...” itulah adat kepercayaan dalam keluarga mereka”..
Sejenak kami terdiam dalam kesunyian,,lalu kulanjutkan dengan bercanda lagi untuk melupakan masalah yang telah kami bicarakan tadi...walaupun hati kami masih tetap bertanya2 jalan apa yang mesti kami lakukan untuk tetap mempertahankan perasaan kami.....dan akhirnya ku akhiri perbincangan kami dengan ucapan “ assalamu aiakum”...
Sejak saat itu perasaanq mulai tak menentu, setiap status yang terupdate dalam facebook, adalah kata2 galau....aku ingin ikhlas tapi hatiq tak kuasa,,kadang kala dia menyemangatiq dengan mengatakan yakinlah bahwa akan ada jalan lain ....kami berusaha optimis akan hal itu,,,”
Tiba suatu ketika dia kembali aktif dengan kesibukannya, tapi akhir2 ini dia lebih banyak waktu untukq,, itu juga yang membuatku tetap kuat, perbincangan kami difacebook kemabali lancar..sampai suatu hari dia ada kegiatan pelatihan disuatu tempat rekreasi” pantai Bira”..tempat yang sangat aku inginkan selama ini....sempat dengan bercandaan dia mengajakq untuk menjadi partnernya ketika membawakan materi,, tapi itu adalah hal yang tdk mungkin selain jauh pada saat itu aku sementara sibuk mengurus skripsiq,,,kurang lebih 4 hari kepergiannya tanpa kabar sedikitpun,, tapi aku bisa mengerti karena pada saat itu dia bertugas sebagai pembawa materi...
Minggu sore, sepulangnya dari pelatihan baru aku mendapat kabar darinya,, kepulangannya dengan badan yang lemas”..jawabq singkat..” istrahat yang cukup, lupakan sejenak kesibukannya”, dan dengan bahagianya melihat amplop pemateri yang cukup memuaskan..., sepanjang malam dia tetap eksis dilayar facebook,, sekalipun berkali-kali ucapanQ menuntunnya istrahat...
Kabar yang sangat mengejutkan telah terkirim dalam pesanQ,,” ternyata aku dikandang paksa oleh orang tuaQ”,, lalu ku balas dengan pertanyaan maksudnya,,kataq dengan dengan sedikit tak mengerti dengan apa yang dikatakannya.....namun tak kunjung ada jawaban lagi...dengan segera aku mengambil handphoneq, tak terpikir lagi aku langsung menghubunginya,,,,
Assalamu Alaikum...!!,, dengan nada yang singkat dia menjawabnya “ waalaikum salam”...
dengan nada tergesa2..aku langsung bertanya maksud dari perkataannya tadi, tapikembali dia menjawab bahwa segalanya diriq sudah mengerti,,sejenak aku berfikir....dengan menarik nafas panjang akupun menjawab yach..”aku mengerti dengan semuanya”...saat itu aku mulai menyerah dengan semuanya dan kupasrahkan segalanya kepada tuhan...tak terasa diriku tak sanggup lagi menahan tangisq, “ lakukan sesuatu...!!!” serunya kepadaku..”, aku bisa apa??? Tak ada lagi jalan selain mengikhlaskan semuanya...
Kami terdiam dan hanya terdengar suara tangisq...dan tak lama kemudian aku melihat statusnya di facebook “ kamu yang membangun cinta untukq, kamu adalah inspiratorq, lalu dengan secepat itu kau menyerah....???,,  kemudiakulanjutkan pembicaraanq melalui telpon mesti kach aku yang disalahkan dalam hal ini, apakah mesti aku menerobos dalamkeluarganya setelah semuanya sudah terjadi?? Sementara dia yang dekat dengan mereka saja tak bisa berbuat apa2, apalagi aku yang begitu jauh dari mereka, lalu kenapa mesti aku yang disalahkan.....??
Lalu kemudian, kata maaf itu terucap dari dari mulutnya, diiringi dengan tangisan dia mengucapkan “ maafkan aku yang terlalu jujur dengan perasaanq kepadamu, maafkan aku telah jatuh cinta kepadamu..”, aku berusaha kuat..dan kembali berkata,, sudahlah kak, itulah takdir tuhan yang tdk mempersatukan kita, saatnyakita belajaruntukikhlas dengan apapun yang telah terjadi dalamkehidupan kita,, sekalipun itu adalah hal yang sulit kami lakukan namun itulah yang harus kami jalani,..
Pertanyaan yang muncul dalam benaknya setiap saat “ yang manakah yang mesti dia pilih antara perasaan danorang tuanya”, namun aku slalu berusa menguatkan dirinya,untuk tetap ikut dengan orang tuanya meskipun tak sejalan dengan kata hatiq sendiri.....
Sementara saat itu undangan pernikahannya telah tercetak dengan rapi, itu artinya waktu pernikahannyapun telah ditetapkan sebelum ramadhan, ..tak disangka semua begitu cepat, dan semua itu tanpa sepengetahuannya
Hari-hari kulalui tak seceria dlu lagi, aku yang dlu ceria dalam keseharianq dikostq, sekarang mejadi pendiam dan hanya tinggal dalam kamar mengurung diri, tanpa peduli rasa ngantuk dan lapar,,sampai-sampai saat itu orang2pun semakin heranmelihat perubahanq yang selalu terdiam tanpa aktivitas, hanya tertinggal dalam kamar menangis, dan berserah dirikepada tuhan,,hanya itu yang bisa kulakukan, setiap kali berkomunikasi dengannya , aku hanya bisa menangis....
Mendengar kabar dari seorang teman bahwa selesai ramadhan dia akan segera menikah, kebetulan tempatnya tdk jauh dari tempat dimana dia tinggal.dan segera kusampaikan kepadanya akan hal itu,  Hingga pagi itu,” dia memutuskan segera menghubungi wanita yang menjadi calonistrinya yang tidak lain adalah keluarganya sendiri dan sahabatnya darikecil hingga sekarang lalu mengatakan kepadanya bahwa dia punya seorang pacar dan dia adalah seorang perempuan yang tak lain adalah aku dan  membuat komitmen dengannya bahwa setelah menikah “ dilarang melarang” yang artinya seorang istrinya tdk boleh melarang setiap apa yang iyha inginlakukan dan tdk boleh cemburu dengan siapapun iyha bersama”..jujur aku terkejut mendengar ucapannya tapi aku yakin bahwa waktu akan merubah segalanya, karena bagaimanapun istrinya adalah sahabatnya sendiri dan cinta itu bisa tumbuh kapan saja..”
Melihat kondisinya yang makin hari makin hancur setiap saat ditemani dengan minuman beralkohol,,aku bingung harus bagaimana?? Sudah berkali2 aku mengingatkannya tapi sama sekali tak dipedulikannya, sampai pada suatu malam  aku membuat komitmen dengannya,,dia mampu menjalani semuanya dengan syarat status diantara kami juga tak ada yang berubah dan aku harus mau menemuinya pada saat acara pernikahan temanq yang tdk jauh dari tempat tinggalnya..awalnya aku takingin melakukan itu, karena itu justru akan menyakiti dua wanita, yang tdk lain adalah aku dan seseorang yang akan menjadi pendamping hidupnya, ..tapi melihat kelakukannya yang semakin hari semakin hancur, akhirnya aku menyetujuinya untuk menemuinya, dengan alasan darinya bahwa dia ingin memastikan perasaanq kepadanya.
Waktu pernikahannya semakin dekat,tapi komunikasi kami tetaplancar, kadang aku merasa berdosa,, dan diapun seperti itu merasa serba salah..hal ini membuat kami semakin stress.. dia yang dlunya   tak mengenal ucapan “sayang”,, sekarang telah berubah menjadi orang yang begitu manja..tapi akupun mengerti dengan perubahan yang terjadipada dirinya...sampai suatu ketika aku memutuskan untuk tak menghubunginya lagi, dan memutuskan untuk mengikhlaskan semuanya, tapi entah kenapa terasa sangat sulit untuk kulakukan, tangan terasa selalu terdorang untuk menghubunginya,,
Namun kembali hati ini sakit, ketika saat itu sdh tak ada komunikasi kami lewat facebook, dia telah sibuk dengan urusan pernikahannya,,bahkan begitu terkejutnya aku ketika salah satu temanq membuka facebooknya lalu terlihat ada halaman undangan pernikahannya yang telah dia buat,..dan semakin aku kecewa dan rasa sakit itu semakin terasa, ketika melihatnya bahwa diantara lebih dari 1000 org temannya difacebook dia undang dalam acara pernikahannya,kecuali namaq yang tak ada dalam undangan itu..” entah apa yang kurasakan saat itu...hanya sakit yang begitu dalam dan membuat tangisq tak henti2nya hingga pagi tiba membuat mataq rasanya sdh tak bisa melihat lagi.....
 Dan lagi-lagi aku kembali menghubunginya dengan maksud mempertanyakannya tentang halaman undangan itu..namun dengan jawaban yang singkat saja dia menjawab bahwa undangan itu bukan hasil karyanya tetapi hasil karya kakaknya yang sengaja menggunakan facebooknya,,” sulit untuk ku percaya, tapi entahlah apa yang membuatq selalu percaya dengan apa yang dia ucapakan sekalipun teman2qkadang mempengaruhiq supaya aku tdk terlalu percaya dengan setiap ucapannya..” aku tau maksud dari teman2q agar hatiq tdk terlalu sakit” tapi sulit rasanya mendengarkan kata2 mereka, hati ini begitu percaya kepadanya...
Akhirnya, malam itu  dengan kuat aku berkomitmen untuk tidak menghubunginya lagi,, dengan perlahan aku menulis dalam pesan facebooknya..” biar waktu yang menjawab semuanya dan biarkan cinta ini mengalir apa adanya,, sampai kapanpun tak ada yang berubah dalam diriq setiap saat aku ada sebagai tempat cerita dalam setiap masalah yang akan kakak hadapi nantinya”
Sejak saat itulah aku tak lagi berkomunikasi dengannya karena hati inipun begitu yakin bahwa dia mampu mencintai istrinya sebagaimana dia mencintai sahabatnya, apalagi dengan kepribadiannya yang tak mampu melihat orang tersakiti” ,, dan aku sendiri mulai kembali konsentrasi dengan dunia kampusq, agar sejenak bisa melupakan semuanya sekalipun hati ini masih terasa sakit dan hari2q masih dipenuhi dengan air mata namun aku yakin semua ini hany butuh waktu  , ...hingga pada suatu malam selesai nonton, terkejut ketika melihat smsnya datang  dan mengatakan” Cinta Ini membunuhku”,  jujur aku senang membaca sms darinya,, namun dengan segera kubalas dengan ucapan singkat..” aku juga kangen dengan kakak, tapi aku harus mampu melawan perasaan itu”,, lagi-lagi air mataq kembali menetes, tiap kali melihat namanya dihandphone,,malam itu hanya bisa bercerita melalui status2 galauq difacebook....
Esok harinya aku memutuskan tdk hadir lagi dalam dunia facebook, dan memilih untuk melukiskan perasaanku lewat tulisan, hari pernikahannyapun semakin dekat dan hati ini semakin risau dan tak menentu, walaupun ada seseorang yang ingin menghapus air mata ini, namun perasaanq belum mampu aku berikan kepada siapapun....
Terasa sulit menghadapi kenyataan, hanya support dari teman2 yang kadang membuatq kuat, tapi kebersamaanq dengan mereka hanya beberapa jam dan kemudian aku kembali ke tempatq dan kembali menikmati rasa sakit yang tak bisa qungkapkan dalam kesendirianq,,..” Ya Allah sampai kapan kapan semua ini berakhir?? Aku tdk sanggup slalu berpura2 kuat di depan mereka, sementara hati ini terasa gelap, dan begitu sakit.....
Tdk terasa tinggal sehari lagi pesta pernikahan itupun tiba, aku kini berusa menyibukkan diriq sendiri, sekalipun tak ada kesibukanq hari itu,namun aku tetap tak henti-hentinya berjalan, walaupun tak tahu arah dan tujuanq kemana saat itu, dan pada akhirnya ditemani oleh salah seorang temanq, aku memutuskan untuk pergi  menikmati dunia dilantai tertinggi gedung Al-manar sambil menikmati sunset, disore hari bersama seorang temanq....awalnya dia ragu menemaniku, dia takut aku hilaf dengan kondisi hatiq pada saat itu yang seakan tdk menentu, tapi ku sampaiakan padanya..” aku masih bersyukur dengan rasa sakit yang aku rasakan saat ini, dibandingkan jika aku harus pergi dan ditempatkan di neraka jahannam”....cukup membuat hati lebih tenang dengan hembusan angin yang sejuk ditempat itu...
Keeseokan harinya, itulah hari bahagia baginya dan hari paling menyakitkan bagiq, dimana dia telah resmi menjadi milik org lain melalui ucapan ijab kabul di depan penghulu dan para saksi..sementara diriq sdh tak ada harapan lagi..” aku hanya bisa terdiam dalam tangisanq, memperbanyak istigfar dan memohon ketenangan kepada Allah, semoga hati ini bisa mengikhlaskannya...aku tak mampu berjalan kemanapun hari itu, aq hanya terdiam dalam kamar kost yang sunyi, sementara semua aktivitas kampusq terbengkala....
Lalu tiba2 handponeQ berdering dan begitu kagetnya diriq ketika melihat panggilan itu darinya, sementara hari ini hari pernikahannya...” dalam benakku aku bertanya apa maksud dari semua ini..?? hati ini terasa semakin tersakiti.. kembali aku   beristigfar dan memohon ketenangan..”lalu Q kirimkan Ucapan Happy Wedding Untuknya melalui sms...semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah, warahmah....
Akhirnya dengan komitmen yang kuat aku memutuskan untuk tidak lagi mengenal dunia pacaran,,” aku memilih konsentrasi dengan kuliahq yang tdk lama lagi selesai dan meraih gelar sarjanaq”...ku biarkan nama itu tidak tergantikan, biarkan tuhan yang mengirimkan pengganti untuknya yang akan menjadi pendamping hidupq selamanya”
Aminnnnnnnnnn...........................!!!
Hikmah....
“ mencintai seseorang itu adalah hal yang wajar karena kita memang ditakdirka untuk saling mencintai, tapi harapan kita hanya kepada Allah yang telah tertulis dalam
Lauh mahfuzh sebelum kita diciptakan..”,,

Selesai,,!!!!